Dapatkan Info & Tips Otomotif beserta Berita VITTA-Q terbaru - dengan berlangganan GRATIS!!
Nama :
eMail :


Kata Kunci :

VITTA-Q RSS Feed   [Valid RSS]
BARU BISA BELI MOBIL SETELAH MENABUNG 8,6 TAHUN?

Baru Bisa Beli Mobil setelah Menabung 8,6 Tahun?  


Tidak bisa dipungkiri, harga mobil di Indonesia masih tergolong tinggi. Banyak sekali pajak di Indonesia dan rendahnya pendapatan membuat masyarakat rata-rata harus menabung selama 8,6 tahun untuk bisa membeli sebuah mobil.

Hal itu diungkapkan oleh Automotive Reseach Manager Frost & Sullivan, Vijay Rao dalam seminar The 6th Indonesia International Automotive Conference di Jakarta International Expo Kemayoran, Kamis (21/7/2011).

"Bila dilihat dari pendapatan perkapita dengan harga mobil maka tidak mudah untuk orang Indonesia memiliki mobil," ungkapnya.

Frost&Sullivan menurut Rao membuat indeks kemudahan membeli mobil dengan mengkalkulasi harga mobil terendah dibagi penghasilan bulanan rata-rata penduduk.

Dari angka itu, penduduk Indonesia harus menabung selama 104 bulan atau 8,6 tahun karena harga mobil terendah sama dengan jumlah penghasilan selama 104 bulan tersebut.

Angka itu tergolong tinggi. Sebab harga mobil termurah di Malaysia sama dengan rata-rata gaji penduduk selama 8 bulan. Sedangkan Thailand sama dengan gaji 19 bulan dan Filipina sama dengan gaji 21 bulan.

Selain Indonesia yang di 2010 memiliki pendapatan per kapita sebesar US$ 2.900, ada penduduk Vietnam yang juga dianggap masih kesulitan memiliki mobil karena harga mobil terendah di sana sama dengan gaji 339 bulan warganya.

Namun, melihat potensi pasar Indonesia yang potensial dengan jumlah penduduk yang besar serta pendapatan perkapita yang makin tinggi, pertumbuhan mobil di Indonesia menurut ekonom Faisal Basri adalah sebuah kepastian.

"Di masa depan, sedan dan mobil kecil yang akan mendapat pertumbuhan penjualan. MPV akan makin berkurang. Karena sekarang sudah banyak keluarga kecil. Anak saya paling cuma punya anak 1 maksimum 2 anak. Jadi strukturnya sudah berubah dari dahulu keluarga besar yang butuh mobil besar jadi keluarga kecil yang tidak butuh lagi mobil besar," paparnya.


Sumber: detik


Salam IIMS,

VITTA-Q