Dapatkan Info & Tips Otomotif beserta Berita VITTA-Q terbaru - dengan berlangganan GRATIS!!
Nama :
eMail :


Kata Kunci :

VITTA-Q RSS Feed   [Valid RSS]
MITOS DAN FAKTA SEPUTAR AKI

Mitos dan Fakta Seputar Aki   Mitos dan Fakta Seputar Aki  



  • Mitos: Aki jika ditinggalkan di atas lantai konkrit akan 'discharge' (kehilangan daya) dengan sendirinya.

    Faktanya: Semua aki memiliki ukuran 'self-discharge' nya sendiri yang disebabkan oleh adanya sulfat pada plat. Juga karena adanya elemen konduktif pada air, yang terdapat di elektrolit.

  • Mitos: Aki bebas perawatan jauh lebih unggul daripada aki yang memerlukan perawatan minimal.

    Faktanya: Tidak ada aki yang benar-benar bebas perawatan. Saat proses berlangsung pada aki, terjadilah gas. Gas dihasilkan dari elektrolit adalah hasil dari penguapan elektrolit dari aki. Cairan yang menguap harus digantikan kepada aki untuk mencegah aki rusak secara prematur karena kekurangan air.

    Pada kasus 'aki bebas perawatan', terutama yang tertutup (sealed), tidak dapat dilakukan pergantian/pengisian dari elektrolit yang hilang karena menjadi gas, menyebabkan gagal bekerja secara prematur. 'Aki bebas perawatan yang tertutup' seringkali disebut 'aki yang tidak bisa dirawat'.

  • Mitos: Aki Baru dapat bertahan beberapa tahun jika tidak digunakan.

    Faktanya: Aki Baru memiliki jangka hidup tertentu bila tidak digunakan. Untuk aki basah, biasanya 6 bulan.

  • Mitos: Sewaktu aki mati, sudah harus didaur ulang.

    Faktanya: Kebanyakan baterai mati karena kerak sulfat (sulphation) yang terbentung pada permukaan plat aki. Kerak sulfat tidak konduktif (tidak mengantarkan listrik) dihasilkan pada proses bekerjanya aki.

    Kerak sulfat membuat cacat atau menghilangkan kemampuan aki untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan. Aki-aki seperti ini dapat kembali menghasilkan energi dengan menggunakan VITTA-Q.
    Penyebab lain aki mati adalah karena faktor fisik atau mekanis.

    Jadi dua penyebab aki mati adalah: secara kimiawi mati tetapi secara mekanis masih bekerja - karena kerak sulfat, dan secara mekanis mati karena faktor fisik atau mekanis. Aki yang mati secara mekanis yang seharusnya didaur ulang.


  • Mitos: Aki hanya bertahan selama 1-2 tahun.

    Faktanya: Sekitar 75% aki mati karena akumulasi kerak sulfat, tetapi secara fisik//mekanis masih baik. Aki ini tidak perlu dibuang, tetapi dapat kembali digunakan dengan memakai VITTA-Q



  • Go GREEN VITTA-Q